Kamis, 01 Desember 2011

C_3 BEHIND HIS MASK


Sampai,tempat kosnya terlihat cukup besar dan bagus.Tadi ketika di jalan,kami bertemu dengan teman-teman yang ketahuan mengikutiku.Hatiku semakin bingung.Konsekuensinya terlalu besar,jika Xion memang seorang pembunuh……




      Aku,Renzi,dan Yunzo yang seperti bodyguard-ku saja.Seperti Xion seorang tawanan,kami mengikutinya.Dalam rumahnya cukup bagus dan rapi sejauh ini.

      Yunzo merebut kuncinya dari Xion lalu berkata”Tak akan kubiarkan kau menyembunyikan hal buruk dari Navia”

Ckreeek,sring-sring-sring.Pisau menancap di pintu hampir mengenai Yunzo.”Apa-apaan tempat ini!!?”teriak Yunzo.Tak lama,tiba-tiba kaki Yunzo terjerat tali yang menarik tubuhnya keatas.  



     “Memang tidak salah sih,tapi bukanya ini sangat berlebihan”fikirku (fikir Navia bukan Penulis).”Hehehe”tiba-tiba Yunzo ketawa sendiri.  






    Oh iya aku kan bawa diary kecil di sakuku…
    Diary,semakin sulit keterangan yang berusaha kucari bersama temanku.Kalau dipikir-pikir….Mungkin kedengarannya seperti gurauan,tetapi Charle No.1 dan 2 mati dalam tugas artinya hidupnya menjadi target….
    “Maaf,Renzi,Yunzo.Bolehkah aku mengajak Via jalan-jalan mengelilingi kota.Karna aku masyarakat baru disini,berarti aku perlu bimbingan dari seseorang.”katanya sambil tersenyum.Aku menelan ludah,kenapa tiba-tiba…Xion mendekatiku lalu dia membisikkan sesuatu”Jika kau ingin tau dibalik topengku ini.Ikutlah denganku.”Dia menghilang dari balik pintu,tanpa pikir panjang kuambil jaketku,dan menyusul langkah kakinya…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar